Berita situs agen terpercaya

UANG ASLI INDONESIA™

Niat Kejar Maling Tapi Malah Dikira Maling Dan Diamuk Massa

Niat Kejar Maling Tapi Malah Dikira Maling Dan Diamuk Massa

Niat Kejar Maling Tapi Malah Dikira Maling Dan Diamuk Massa – Tak hanya berhasil mengalihkan amuk massa pada orang tak bersalah, seorang anak plus 2 kreta juga turut ditabrak mobil kawanan maling. Terjadi di Medan Johor, ini memang bukan aksi pelarian biasa. Aksi pelarian heboh 4 maling batrey tower ini persisnya terjadi di Jalan Besar Delitua, Gang Bangun Sari, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Jumat (9/3/2018) malam.

Niat Kejar Maling Tapi Malah Dikira Maling Dan Diamuk Massa

ASLIDOMINO – Mengendarai mobil Daihatsu Calya silver BK 1810 YU, aksi mereka sebenarnya terjadi di sebuah lokasi di Desa Marendal I, Kecamatan Patumbak, Deliserdang. Tapi karena dipergoki warga di sana, kawanan maling itu pun kabur ke arah Delitua. Nah, disyaki karena tak hafal medan, pelarian mereka malah masuk ke Gang Bangun Sari. Karena berada di lintasan rel kereta api, badan jalan di situ diketahui sempit. Di sinilah laju ngebut mobil mereka menuai masalah.

Baca juga: Saling Baku Hantam Perebutkan Lahan Oleh 2 OKP DiMedan

Pun memasuki jalan sempit, mobil kawanan itu terus saja tancap gas. Saking tancap gas, seorang murid SD kena tabrak. Begitu pula 2 motor, yakni Honda CB 150 BK 5474 AFM dan Honda Beat yang parkir di tepi lintasan rel. Temuan peristiwa itu kontan membuat warga di sana geger. Nah, semenit usai menabrak orang dan 2 kendaraan, ban depan mobil kawanan itu masuk ke jurang di sana hingga tak lagi dapat melaju.

Niat Kejar Maling Tapi Malah Dikira Maling Dan Diamuk Massa

AGEN DOMINO – Peristiwa itu segera membuat 4 orang di mobil itu ke luar dan lari menyelamatkan diri. Aksi itu terjadi di dekat Wahyu Kurniawan (23), warga Gang Bangun Sari. Melihat itu, dia pun kontan mengejar 1 dari 4 cowok itu. Seorang yang dikejar Wahyu diketahui kabur ke arah Wihara Budi Luhur. Laki yang lari kesetanan itu belakangan diketahui bernama Maikail (33), warga Jalan Simpang Gardu Lauchi, Kecamatan Pancur Batu, Deliserdang.

Baca juga: Wajah Berandalan Bermotor Ditontonkan Di Bundaran Tugu Sukabumi

Begitulah. Sempat terpegang Wahyu, Maikail kemudian berhasil berkelit. Dan sejurus kemudian, tanpa diketahui Wahyu, dia berhasil masuk ke sebuah ruangan di wihara itu. Di situ, Maikail mengancam Yansin (60), penjaga wihara itu. “Udah diam, jangan ribut kau,” Yansin mengulang ancaman Maikail yang menurutnya saat itu menghunus parang. Temuan menakutkan itu kemudian membuat Yansin berhasil kabur.

AGEN POKER – Saat itu, Yansin bercerita, “pelaku datang berlari dan ngos-ngosan yang memegang parang langsung membuka pintu besi dan mengancam aku agar diam sambil lari ke kamar, sampai kemudian pelaku yang di dalam kamar seorang pemuda (Wahyu) datang langsung ngejar pelaku, karena takut aku kena, aku lari keluar tak lama ratusan warga datang,” Kembali ke aksi Wahyu. Setiba di dalam wihara, Wahyu yang tak bertemu Yansin, mengaku telah curiga dengan sebuah pintu ruangan di situ yang tak bisa dibuka. Tapi karena seisi wihara itu gelap, dia pun tak bisa mengintip ke dalam ruangan tempat sembunyi Maikail yang juga gulita.

Baca juga: James Mengungkap Sosok Bos Matahari Department Store Hari Darmawan

DOMINO ONLINE – Di sinilah petaka Wahyu terjadi. Saat tak menemukan maling yang dikejarnya, puluhan warga lain tiba di wihara gelap itu. Tanpa ba bi bu, massa langsung menghajar Wahyu yang sosok jelasnya saat itu tak bisa terlihat. Dia dihajar hingga babak belur. Belakangan, setelah telentang berlumur darah, sejumlah warga lain yang baru tiba dan akan turut menghajar Wahyu, segera mengenali sosoknya. Di situlah aksi konyol massa baru berhenti. Di sela aksi warga yang meminta maaf karena telah salah amuk, Wahyu yang merintih akibat luka bonyok di sekujur tubuh menyebut sang maling bersembunyi dalam ruangan di wihara itu.

 Niat Kejar Maling Tapi Malah Dikira Maling Dan Diamuk Massa

Warga yang semakin geram karena telah salah menganiaya orang, langsung mendobrak pintu kamar terkunci itu. Di sinilah naas Maikail dimulai. Begitu tertangkap, warga pun memukulinya, lebih parah dari yang dialami Wahyu. Beruntung amuk massa tak membuat Maikail mati. Itu karena polisi cepat tiba di lokasi amuk tersebut. Seiring Maikail yang bonyok digelandang ke Mapolsek Delitua, polisi lain pun melarikan Wahyu ke RS Hidayah, tak jauh dari lokasi peristiwa.

Baca juga: Guru Bejad Kunci Ruangan Kelas Dan Lakukan Pencabulan

DOMINOBET – Sementara, Andre (33) sang pemilik Honda CB yang hancur ditabrak mobil Maikail Cs, hingga kemarin mengaku bingung soal siapa yang bertanggung jawab memperbaiki kendaraannya itu. “Pertama aku bersama warga nggak tahu kalo para pelaku sedang dikejar warga lain karena mencuri, kami cuman curiga aja kenapa pelaku tancap gas dengan keadaan jalan yang sangat sempit. Yang bikin aku bingung, kretaku yang ditabrak pelaku hancur, minta ganti rugi sama siapa bang,” jelasnya.

Niat Kejar Maling Tapi Malah Dikira Maling Dan Diamuk Massa

Baca juga: Polantas Dapatkan Insentif 10ribu Per Surat Tilang Yang DiKeluarkan

Sementara keluarga Wahyu ketika dijumpai aslidomino berharap ada yang membantu biaya perobatan Wahyu. Itu karena Wahyu terluka parah dan bagian kepalanya banyak jaitan karena robek. Kapolsek Delitua Kompol Bernard Malau SH SIK melalui Kanit Reskrim Iptu Parstyo Triwibowo mengamini kejadian itu. Bernard mengucapakan terimakasih kepada Wahyu karena telah membantu polisi dalam menangkap pelaku pencurian. Seiring 3 temannya masih dicari, hingga kemarin Maikail tampak masih ditahan dan diperiksa di Polsek Delitua. Dapatkan berbagai Promo menarik juga di sini…

Niat Kejar Maling Tapi Malah Dikira Maling Dan Diamuk Massa

Facebook Comments
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Situs Agen Online Terpercaya Indonesia © 2017 -a02a-26646fcd312b" title="DMCA.com Protection Status" class="dmca-badge"> DMCA.com Protection Status RSS Statistici Web Top  blogs ping fast</span>
	
					<span id=Frontier Theme